Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Kantong Plastik

Banjarbaru,- jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 H atau yang lebih dikenal Hari raya kurban, dimana masyarakat beragama Islam melaksanakan penyembelihan hewan kurban, dan dibagikan kepada masyarkat sekitar. Mengingat kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai untuk membungkus bahan makanan, saat ini dinilai cukup mengkhawatirkan dikarenakan lama waktu penguraian sampah yang memakan waktu sangat lama. Kini program diet plastik mulai gencar dilaksanakan dari berbagai lini, mulai dari masyaratak, kelompok, hingga pemerintahan. Melalui Peraturan Walikota (Perwali) Banjarbaru Nomor 66 Tahun 2016, yang tentang pengurangan kantong plastik.

Berdasarkan Surat Edaran Nomor: 065/0547/DLH/2020 tentang Himbauan Pelaksanaan Idul Adha Tanpa Kantong Plastik Dikota Banjarbaru. Dimana dalam surat tersebut dijelaskan komitmen upaya pemerintah Kota Banjarbaru dalam mengurangi timbulan sampah serta pengurangan penggunaan kantong plastik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Sirajoni menjelaskan himbauan tersebut dikeluarkan bukan untuk melarang sepenuhnya untuk masyarakat dalam menggunakan kantong plastik.

“masyarkat di imbau untuk menggunakan pembungkus yang ramah lingkungan, selain bisa menggunakan wadah pembungkus lainnya masyarkat juga bisa menggunakan bahan yang bisa mudah diurai oleh alam” Jelas Sirajoni

Menurut Sirajoni,saat ini banyak masyarakata yang menggunakan kantong plastik berwarna hitam, dimana kantong plastik hitam dinilai kurang aman untuk kesehatan tubuh manusia.

“dan untuk kantong plastik lainnya tentu akan cukup lama waktu penguraiannya” Ujarnya

Sirajoni menyarakan kepada panitia Qurban agar saat membagikan kupon dapan memberikan catatan pesan agar masyarakat membawa wadahnya masing-masing.

Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Kantong Plastik
Kembali ke Atas